Pada suatu waktu, Indra sedang duduk di singgasananya dan para
dewa yang lain duduk mengelilingi beliau. Para gandharwa menyanyi dan para
apsara menari.
Manu dan Úatarùpa kemudian menemui Brahmà dan berkata “Tuan, kami
belum mempunyai tempat tinggal. Seluruh dunia dipenuhi dengan air. Bumi
tenggelam dalam air itu.”
Priyawrata sebenarnya tidak memiliki keinginan yang
sungguh-sungguh untuk menjadi raja. Namun ayahnya Swàyambhù Manu, gurunya
Brahmà dan åûi Nàrada berhasil meyakinkannya bahwa tidak ada salahnya seseorang
menjadi raja. Karena ini bukanlah jaminan bahwa seseorang akan terikat dan
terjerat oleh ilusi dunia. Maka Priyawrata kemudian benar-benar menjadi raja
dan menikah dengan Warhiûmati.