BHARATA
Bhàrata memiliki permaisuri yang bernama Pañcajanì. Bharata
memerintah dengan adil dan bijaksana. Ia melakukan berbagai upacara yajña.
Setelah memerintah cukup lama, maka ia menyerahkan kerajaan pada putra-putranya
lalu pergi untuk menjadi seorang pertapa. Ia tinggal sendirian di sebuah àúrama
di pinggir sungai Gaóðakì dan berdoa kepada dewa Wiûóu untuk mendapatkan pencerahan.